Sabtu, 07 Februari 2009

Mari kita belajar



BANYAK GRATIS DAN KEMUDAHAN UNTUK YANG BERPRESTASI
“MARI KITA BELAJAR”
( oleh Ir. H. Hikmat Sobari )

Kamu pasti tahu Andrea Hirata pengarang buku best seller “Laskar Pelangi” yang saat di filmkan dengan judul yang sama, menjadi box office di Indonesia. Novel “Laskar pelangi itu adalah cerita tentang dirinya, seorang miskin yang termotivasi untuk berprestasi dan selanjutnya kesempatan itu terbuka saat prestasi-prestasi itu diraihnya, beasiswa di dalam dan luar negeri. Apalagi dengan prestasi yang saat ini dimiliki, gelar S3 (Doktor), buku laris-manisnya, dan nama yang makin dikenal, kesempatan yang lainpun menjadi semakin terbuka, bahkan menjadi pejabat di daerahnyapun mungkin bisa, seperti yang dilakukan oleh para selebritis.
Pada edisi buletin 2 kita juga pernah mewawancarai alumni Budi Mulia yang saat ini ada di Jepang Heri Setiawan , dia kuliah sarjananya dengan biaya dari pemerintah Jepang, ini pun karena prestasi.
Dalam skala kecil di sekolah kita Budi Mulia, ada 3 guru yang mendapat beasiswa penuh, dan beberapa alumni SMA yang juga mendapat beasiswa dari Universitas Mercubuana (UMB), ini juga karena memenuhi syarat prestasi pada saat tes penerimaan beasiswa tersebut.
Untuk mereka yang memiliki prestasi belajar yang tinggi, agaknya juga akan relatif mudah untuk mendapatkan Perguruan tinggi yang diminati, baik Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS), dan juga sekolah-sekolah kedinasan seperti Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN), Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG), Sekolah Tinggi Perikanan (STP) dan lain-lain. sebagian dari sekolah tersebut menawarkan beasiswa penuh dan juga lapangan pekerjaan saat selesai dari kuliahnya
Pemberian beasiswa juga tidak hanya dari perguruan tinggi, perusahaan-perusahaan nasional dengan program Coorporate Sosial Responsibility ( CSR ) nya juga ikut memberikan beasiswa seperti Sampurna, Jarum, Indosat dan lain-lain kepada mereka yang memiliki prestasi, terutama untuk mereka yang kurang mampu.
Prestasi tidak hanya dalam bentuk prestasi akademik, bisa juga prestasi olah raga atau seni. Pada perguruan tinggi tertentu atlet-atlet nasional diberikan kemudahan masuk dan juga diberikan beasiswa, karena biasanya perguruan tinggi juga memiliki kepentingan untuk memiliki atlet yang sudah jadi, yang bila ada turnamen antar perguruan tinggi mereka sudah siap.
Dari contoh-contoh di atas semakin terpahami bahwa prestasi memiliki korelasi dengan kemudahan mendapatkan hal yang diinginkan. Memang sudah sepantasnya kita harus terus berusaha untuk mendapatkan prestasi.
Sebuah presrasi akan di dapat dari ketekunan dan kemauan yang kuat untuk mendapatkannya, pendidikan dan latihan harus terus dilakukan, dan belajar adalah sebuah syarat pencapaian prestasi. Mereka yang berhasil adalah mereka yang rajin dan mau terus belajar
Kalau kamu ingin yang gratis kenapa tidak mencoba dengan mengasah prestasi dan terus belajar

1 komentar: